Resiko modifikasi alat kelamin… Lihat yuk…………

| Sabtu, 31 Desember 2011
Saying sama pacar atau pasangan sampai bisa memuaskan tetunya mrupakan salah satu kebanggaan sendiri kali ych…?? Caranya macam-macam, dari ngasih perhatian lebih, ngajak nonton, candle light dinner, atau dengan cara lainnya. Tapi fenomena sekarang ada nih yang macam-macam, seperti fenomena nindik atau memasang bering atau juga memodifikasi alat kelamin yang katanya dapat memuaskan pasangannya, benar tidak ych…??? Padahal sangat erat kaitannya dengan penyakit yang menjadi Headline dalam kehidupan, yaitu HIV yang sangat erat banget nih dengan kelalamin,, Kita lanjutkan yuk….
Praktek memodifikasi alat kelamin konon katanya berasal dari budaya jepang, yaitu Yakuza. Dari jepang ini, guetemala, El savador, Hondura, Rusia hingga California. Memodifikasi kelamin modifikasi ini umunya ditemukan dan dilakukan dikalangan penjara, tentara dan anggota geng sindikat criminal [ Http://en.wikifipedia.org/wiki/pearling].
Bering biasanya disebut dengan biji tasbih, atau guli-guli yang merupakan istilah popular untuk benda yang dibuat dari batang sikat gigi yang diasah halus berbentuk bola/silinder yang biasanya ditanam di bawah kulit penis dalam jumlah anatara 1 sampai 20 buah sesual dengan bentuk dan ukuran. Katanya cieee… diyakini bisa meningkatkan kenikmatan dalam berhubungan seksual pada wanita ketika biji besi bering menyentuh klitorisnya…. Apa iyah…???
Resiko memasang bering…
Pemasangan benda yang tidak elastic dengan peralatan yang tidak steril bisa menimbulkan dampak buruk, beberapa penelitian dari berbagai jurnal ilmiah menyimpulkan, memodifikasi kelamin berisiko infeksi, dan berpotensial menularkan virus Hepatitis B, Hepatitis C, bahkan HIV. [ berdasarkan penelitian di penjara-penjara di California oleh sana louem dkk yang dipublikasikan di journal of immigrant Health, vol. 4 No. 2 April 2002].
Di dunia maya atau internet juga banyak ditemukan laporan kasus tentang pemasangan bering seperti laporan dari kompas cyber media tanggal 14 oktober 2006.
Alih-alih menjadi jantan yang terjadi malah sebaliknya loh… so, buat kita semua yang sudah mengerti tentang masalah ini mari kita mengingatkan teman-teman kita, saudara-saudara kita agar nantinya tidak menyesal dikemudian hari kelak. Ingat..!!! jaga kesehatan repreduksi dengan baik… dan katakana…..

Buletin We Care PMI Edisi 14 Agustus 2010

Say No To Freesex and Say No To Drug

0 komentar:

Poskan Komentar

Next Prev
▲Top▲